Postingan

Minimarket Bencana?

Gambar
Apa yang terlintas dalam benak kita jika mendengar kata Minimarket. Pastilah sebuah toko yang berisi kebutuhan pokok sehari-hari dengan tatanan yang rapi, pelayanan yang nyaman, dan lokasinya yang selalu berada di tengah-tengah pemukiman dan keramaian penduduk. Pedanan baru sebagai sinonim dari istilah toko kelontong ini memang sedang berkembang pesat dan telah hadir di mana-mana. Namun seperti apa kira-kira jika Minimarket itu dihadirkan di tengah area pengungsian korban bencana dan melayani secara gratis. Gambaran itu teryata bukan sekadar angan-angan, tapi ia nyata adanya di lokasi pengungsian banjir bandang Masamba, Luwu Utara. Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) pelakunya, yang secara kreatif menghadirkannya dengan perencanan dan penyelenggaraan yang tepat sasaran. Saya tertarik untuk mengetahuinya lebih jauh dengan mengajak inisiator Minimatket itu untuk menceritakannya. Namanya dr Andi Fadly yang sehari-harinya adalah seorang dokter di kota Palopo. "Penyaluran bantuan ...

Tuberculosis di Tengah Pandemi Corona

Gambar
Catatan Hari Tuberculosis Sedunia, 24 Maret 2020 Opini ini dalam versi cetak di Tribun Timur* Coronavirus atau Covid-19 boleh menjadi perhatian utama dan serius belakangan ini. Tetapi hari ini kita perlu diingatkan bahwa ada sebuah penyakit menular yang tak kalah dahsyat dan mematikan, ialah Tuberculosis atau disingkat TBC. TBC merupakan penyakit klasik yang telah eksis sejak pertama kali ditemukan 24 Maret 1882. Meskipun sudah ada pengobatannya, ia masih tetap mengancam, terlebih di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. World Health Organization (WHO) Global TB Report 2019 dan Data Kementerian Kesehatan  menyebut estimasi pengidap TBC di Indonesia mencapai 845 ribu kasus  yang menempatkannya pada posisi tiga dunia dalam daftar negara dengan kasus TBC tertinggi. Sebuah angka yang fantastis, tetapi sayangnya upaya dan kepedulian kita untuk mencegah penularan, menemukan kasus, merawat dan kemudian mengobati mereka yang terjangkit penyakit ini masih ja...

Sebuah Pelajaran Hidup

Gambar
Tentang Bapak dalam Membesarkan Anak-anaknya (Sebuah Pelajaran Hidup) Barangkali kita pernah membaca kisah, mendengar atau bahkan menyaksikan seorang bapak yang sakit dan anak-anaknya seakan berlomba merawat sang bapak. Lima orang anak dan sukses di bidangnya masing-masing, tapi saat sang bapak sakit, semua ia tanggalkan dan fokus merawat bapak. Totalitas pengabdian anak-anaknya bahkan membuat paramedis takjub hingga harus bertanya-tanya, bagaimana ya si bapak membesarakan anak-anaknya hingga bisa seperti itu. Tak seperti kisah di atas, kisah berikut seakan sebuah anomali. Seorang bapak pasien TBC sejak beberapa hari lalu hingga malam kemarin di salah satu RS di Makassar dipaksa menerima kenyataan pilu. Di tengah sakitnya yg butuh support moril, lima orang anaknya tak ada satupun yg mau membesuk. Alih-alih membesuk, saat sang bapak dinyatakan sudah bisa pulang oleh pihak Rumah Sakit, anak-anaknya justru kompak menolak. Upaya minimal dilakukan si anak, mencarikan panti sosial...

#PatunganGizi Bagi Pasien TBC

Gambar
TBC merupakan penyakit klasik. Ia telah eksis sejak tahun 1882. Meskipun ada pengobatannya, TBC masih tetap mengancam, terlebih di negara-negara berkembang. WHO Global TB Report 2018 menyebut estimasi pengidap TBC di Indonesia mencapai 842 ribu kasus yang menempatkannya pada posisi tiga dunia dalam daftar negara dengan kasus TBC tertinggi.

Memilihlah, Tapi Jangan Saling Menjelekkan

Gambar
"Kita hanya akan dimintai pertanggungjawaban atas pilihan kita. Kita sama sekali tidak bertanggungjawab atas pilihan orang lain."

Jokowi, Dijelek-jelekkan Tapi Diam-Diam Diikuti

Gambar
Beberapa waktu lalu, saya pernah memposting foto bersama Presiden Jokowi di facebook. Dalam postingan tersebut, seorang kawan lantas mengomentari dengan sedikit nyinyir, bagaimana dengan presiden yang tidak menghormati rakyatnya. Kesimpulan orang tersebut, Jokowi itu tak pro rakyat dan umat Islam. Saya yang selama ini selalu mencari dan sibisa mungkin berimbang dalam mengelola informasi lantas tak sepakat dengan itu. Tudingan sang kawan justru memicu saya untuk mencari tahu lebih dalam tentang Jokowi. Saya mengikuti semua akun medsos Jokowi serta akun pribadi beberapa tim suksesnya, yang salah satunya akun milik Tuan Guru Bajang atau TGB. Figur ini saya pilih karena integritas dan kharismanya, saya sejajarkan ia dengan Hidayat Nurwahid di kubu Prabowo, figur yang lebih dulu kuikuti akun medsosnya. Pengamatan saya, semakin ke sini tudingan miring yang selalu dialamatkan pada Jokowi semakin terbantahkan, meski kadang-kadang juga satu dua tudingan sulit bisa dibantah dan ada pul...

Bahasa Indonesia yang Belum Bermartabat

Gambar
(Catatan untuk Kongres Bahasa Indonesia XI, yang berlangsung 28-31 Oktober 2018) Beberapa tahun silam, dalam satu kesempatan kuliah, penulis pernah bertanya kepada seorang dosen, kebetulan Profesor dalam bidang ilmu bahasa. "Pak, kenapa itu kalau kita orang Indonesia ke luar negeri  harus menggunakan bahasa mereka, tetapi tiba giliran mereka yang datang ke negeri ini, kita juga masih menyambutnya dengan bahasa mereka?" Mendengar pertanyaan tersebut, sang profesor menjawab secara normatif dengan menyebut itu karena Bahasa Indonesia belum menjadi Bahasa Internasional. Tetapi ia kemudian menyambung dengan ledekan bahwa itulah juga tidak tahu dirinya kita. Secara tersirat ada dua jawaban dari sang dosen. Bahasa Indonesia menuju Bahasa Internasional Bahasa Indonesia saat ini memang belum menjadi Bahasa Internasional, tersirat kata belum, artinya sebenarnya ada kesempatan. Bahasa Indonesia saat ini kian tumbuh sebagai bahasa yang mapan dan modern. Menurut Kepala Bala...