Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kabar

Minimarket Bencana?

Gambar
Apa yang terlintas dalam benak kita jika mendengar kata Minimarket. Pastilah sebuah toko yang berisi kebutuhan pokok sehari-hari dengan tatanan yang rapi, pelayanan yang nyaman, dan lokasinya yang selalu berada di tengah-tengah pemukiman dan keramaian penduduk. Pedanan baru sebagai sinonim dari istilah toko kelontong ini memang sedang berkembang pesat dan telah hadir di mana-mana. Namun seperti apa kira-kira jika Minimarket itu dihadirkan di tengah area pengungsian korban bencana dan melayani secara gratis. Gambaran itu teryata bukan sekadar angan-angan, tapi ia nyata adanya di lokasi pengungsian banjir bandang Masamba, Luwu Utara. Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) pelakunya, yang secara kreatif menghadirkannya dengan perencanan dan penyelenggaraan yang tepat sasaran. Saya tertarik untuk mengetahuinya lebih jauh dengan mengajak inisiator Minimatket itu untuk menceritakannya. Namanya dr Andi Fadly yang sehari-harinya adalah seorang dokter di kota Palopo. "Penyaluran bantuan ...

Peluncuran Komik "Bengkel Buya"

Gambar
Tak sempat foto langsung bersama Buya, Jadinya foto bareng sama Mas Wisnu Nugroho, Pimred Kompas.com Menjadi terkenal kata Buya, kadang enak juga, memuaskan, jadi populer. Tapi hidup jangan hanya sampai di situ. Komik “Bengkel Buya; Belajar dari kearifan Wong Cilik” diluncurkan di Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta, Senin (29/8) lalu. Peluncuran ini dirangkaikan dengan Bincang Komik yang mengahadirkan Tim Kraetif Bengkel Buya, Bambang Tri Rahadian atau Beng Rahadian serta Wisnu Nugroho selaku praktisi media. Dalam bincang-bincang ini, Tim Kreatif pembuatan Komik, Beng Rahadian mengemukakakan, ada lima kisah ditampilkan dalam komik ini, yaitu “Bengkel, Taksi, Tugimin, Suparmin, dan Teknisi Kompor. “Semua isi dan penggambaran dalam komik semuanya diambil dari kumpulan tulisan Buya,” bebernya. Sementara proses pembuatan komik memakan waktu kurang dari satu tahun, kesulitannya terletak pada menerjemahkan tulisan dalam bentuk visual. “Viasualisasi kan dari tu...